MAKALAH
PELAPORAN
DAN PENGUNGKAPAN
LAPORAN
KEUANGAN
Disusun Oleh :
ASTRI
NOVITA SARI (4EB28/ 21213456)
Dosen Pengajar :
Budiasih
SE., MM
Mata Kuliah :
Akuntansi
Internasional
JURUSAN
AKUNTANSI
FAKULTAS
EKONOMI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dalam makalah ini kita
akan menguji hubungan informasi finansial dan non finansial dalam ketetapan
internasional. Sebagian besar mengarah pada pengungkapan yang berhubungan
dengan pelaporan keuangan bagi pengguna dari pihak luar. Kita berkonsentrasi
pada isu-isu tersebut dan tidak akan membahas setiap isu-isu pengungkapan yang
digunakan pada laporan keuangan pengguna, penyedia laporan, dan dari segi
profesional keuangan.
Kepentingan relatif
pada pasar ekuitas dalam perekonomian nasional yang tunbuh dan investor
individual menjadi lebih aktif dalam pasar ini.Walaupun praktik pengungkapan
sangat beragam dari negara satu dengan negara lainnya namun mereka satu. Akan
tetapi, perbedaan yang paling penting diantara negara akan berlanjut dengan
mempengaruhi banyak perusahaan.
Pemerintah mengatur
siapa yang menjaga atau meningkatkan kredibilitas pasar modal mereka juga
mempengaruhi praktik pengungkapan di seluruh dunia. Bursa saham disimpulkan
terus tumbuh dan berhasil mempertahankan penawaran pasar berkualitas tinggi
dengan proteksi investor efektif. Maraknya proteksi lebih terhadap investor dan
mempertinggi pengungkapan akan terus berjalan seperti halnya bursa saham
menghadapi persaingan dari satu sama lain dan dari sistem perdagangan yang
kurang teratur.
1.2 Rumusan Masalah
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang diambil dari latar belakang tersebut
yaitu :
1. Bagaimana perkembangan
pengungkapan?
2. Bagaimana praktik
pelaporan dan pengungkapan?
3. Bagaimana pengungkapan
laporan tahunan dinegara-negara pasar berkembang ?
4. Bagaimana implikasi
bagi pengguna laporan keuangandan para manajer?
1.3 Tujuan
Dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan mahasiswa mampu memahami materi tentang pelaporan dan pengungkapan. Dan dapat menjadi acuan untuk penulisan makalah-makalah yang sejenis selanjutnya.
Dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan mahasiswa mampu memahami materi tentang pelaporan dan pengungkapan. Dan dapat menjadi acuan untuk penulisan makalah-makalah yang sejenis selanjutnya.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Pengungkapan (Disclosure)
Kata Disclosure memiliki
arti tidak menutupi atau tidak menyembunyikan. Apabila dikaitkan dengan
data, Disclosure berarti memberikan data yang bermanfaat
kepada pihak yang memerlukan. Jadi data tersebut harus benar-benar bermanfaat,
karena apabila tidak bermanfaat, maka tujuan dari pengungkapan (Disclosure)
tersebut tidak akan tercapai.
Apabila dikaitkan dengan
laporan keuangan, Disclosure mengandung arti bahwa laporan
keuangan harus memberikan informasi dan penjelasan yang cukup mengenai hasil
aktifitas suatu unit usaha. Dengan demikian informasi yang diungkapkan harus
jelas, lengkap dan dapat menggambarkan secara tepat mengenai kejadian-kejadian
ekonomi yang berpengaruh terhadap hasil operasi unit usaha tersebut.
Pengungkapan
dalam hal ini, berhubungan dengan pelaporan keuangan bagi pengguna dari pihak
luar. Kepentingan relatif pada pasar ekuitas dalam perekonomian nasional yang
tumbuh dari investor individual menjadi lebih aktif dalam pasar ini. Sebagai
hasilnya, pengungkapan publik, proteksi investor, nilai pemegang saham, dan
pasar modal yang terbentuk dari pengelolaan perusahaan menjadi sangat penting.
Walaupun praktik pengungkapan sangat beragam dari negara yang satu dengan yang
lainnya, namun mereka satu. Akan tetapi, perbedaan yang penting di antara
negara akan berlanjut dengan memengaruhi banyak perusahaan, khususnya bagi
semua perusahaan yang tidak aktif dalam hal produk atau pasar modal
internasional.
Maraknya
proteksi lebih terhadap investor dan mempertinggi pengungkapan akan terus
berjalan seperti halnya bursa saham menghadapi persaingan dari satu sama lain
dan dari system perdagangan yang kurang teratur.
2.2 PERKEMBANGAN PENGUNGKAPAN
Standar dan praktik pengungkapan dipenegaruhi oleh sumber-sumber
keuangan, undang-undang, berhubungan dengan politik dan ekonomi, tingkat
perkembangan ekonomi, pendidikan, budaya dan faktor-faktor lainnya.
Perbedaan pengungkapan nasional sebagian besar didorong oleh perbedaan
di pengelolaan dan keuangan perusahaan.
·
PENGUNGKAPAN SUKARELA
Manajer memiliki informasi yang lebih baik
daripada pihak luar mengenai performa perusahaan mereka saat ini dan
kedepannya. Beberapa kajian menunjukkan bahwa manajer berinisiatif untuk
mengungkapkan informasi seperti itu secara sukarela. Keuntungan dari
pengungkapan tersebut mungkin menyangkut biaya transaksi yang lebih rendah
dalam perdagangan sekuritas perusahaan, bunga yang lebih tinggi dari analis
keuangan dan investor, meningkatkan likuiditas saham dan biaya modal yang lebih
rendah. Laporan yang paling terkini menyokong pendangan bahwa perusahaan bias
mencapai keuntungan dalam pasar modal dengan mempertinggi pengungkapan mereka
secara sukarela. Laporan meliputi tuntunan bagaimana perusahaan bias
menggambarkan dan menjelaskann investasi potensial mereka kepada investor.
·
KEBUTUHAN PENGATURAN PENGUNGKAPAN
Untuk
melindungi investor, sebagian besar bursa sekuritas (bersama dengan lembaga
peraturan professional dan pemerintah seperti halnnya komisi pertukaran dan
sekuritas Amerika Serikat dan agen pelayanan keuangan di Jepang) menentukan
laporan dan kebutuhan pengungkapan pada perusahaan domestic dan asing yang
mencari akses untuk pasar mereka. Semua bursa ini ingin memastikan bahwa
investor ini ingin memastikan bahwa investor memiliki informasi yang cukup
untuk memperbolehkan mereka mengevaluasi kinerja dan prospek perusahaan.
Frast & Lang membahas 2 objek investor
berorientasi pasar: perlindungan investor dan kualitas pasar:
1. Proteksi
investor, dijamin dengan informasi dan dilindungi dengan pelaksanaan dan
pengawasan peraturan pasar.
2. Kualitas
pasar, pasar adalah adil, tersusun, efisien dan bebas dari penyalahgunaan dan
perbuatan jahat.
Fast dan Lang juga mengulas 4 (empat)
prinsip pada investo yang berorientasi pasar yang harus dijalankan, antara
lain:
1. Keefektifitas
biaya. Regulasi biaya pasar sebaiknya dibandingkan dengan keuntungan sekuritas;
2. Fleksibilitas
dan kebebasan pasar. Regulasi tidak seharusnya menghalangi kompetisi dan
evolusi ppasar;
3. Laporan
keuangan transparan dan pengungkapan menyeluruh;
4. Perlakuan
setara perusahaan domestic dan asing.
·
PEMBAHASAN LAPORAN KEUANGAN SEC AMERIKA
SERIKAT
SEC secara umum mewajibkan pendaftar asing untuk melengkapi informasi keuangan yang pada
hakikatnya sama dengan yang dibutuhkan perusahaan domestic. Syarat laporan SEC
secara umum konsisten dengan sasaran proteksi investor dan kuialitas pasar.
Akan tetapi, kebutuhan laporan yang kuat mungkin meraih tujuan proteksi
investor pada kesempatan mengurangi biaya investasi mofal atau mengesankan
biaya transaksi tinggi dalam berinvestasi.
2.3 PRAKTIK PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN
Praktik pengungkapan laporan tahunan memperlihatkan respon manajer terhadap kebutuhan pengaturan pengungkapan dan insentif mereka untuk menyediakan laporan keuangan pengguna secara sukarela.
·
PENGUNGKAPAN INFORMASI PROGRESIF
Pengungkapan
informasi progresif adalah pertimbangan tinggi yang relevan di dalam kesetaraan
pasar dunia. Informasi progresif terdri dari:
1. Perkiraan
pendapatan, laba (rugi), arus kas, pengeluaran modal dan hal-hal keuangan
lainnya;
2. Tujuan
informasi mengenai kinerja dan posisi ekonomi di masa depan yang tidak menentu
daripada perkiraan menyangkut proyek, periode fiscal dan proyeksi jumlah;
3. Laporan
program dan sasaran manajemen untuk usaha masa depan.
·
PENGUNGKAPAN SEGMEN
Investor
dan analis menuntut hasil perusahaan industry dan segmen geografis usaha dan
keuangan signifikan dan berkembang. Pengungkapan segmen lebih membantu pengguna
laporan keuangan untuk memahami
bagaimana bagian-bagian perusahaan menata semuanya. Setelah itu, alur produk
dan wilayah di dunia memiliki resiko yang beragam, pengembalian dan kesempatan.
Pemisahan jalur usaha dan area geografis harus membuat penilaian yang lebih
terpapar tentang keseluruhan perusahaan.
·
PELAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL
Laporan
pertanggungjawaban social mengacu pada pengukuran dan kommunikasi informasi
tentang pengaruh perusahaan terhadap kemakmuran pegawai, komunitas social dan
linngkungan. Hal ini mencerminkan sebuah kepercayaan bahwa perusahaan
bergantung pada pemegang saham dalam laporan kinerja terhadap lingkungan social
mereka seperti halnya laporan keuangan yang mereka bagikan kepada pemegang
saham.
·
PENGUNGKAPAN KHUSUS BAGI PENGGUNA KEUANGAN
NON-DOMESTIK DAN PRINSIP AKUNTANSI YANG DIGUNAKAN
Laporan
tahunan bisa meliputi pengungkapan khusus untuk mengakomodasi pengguna laporan
keuangan non-domestik. Pengungkapan tersebut meliputi (1) laporan ulang yang
mudah tentang informasi keuangan ke dalam mata uang asing, (2) pembahasan
perbedaan antara prinsip akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan utama
dan beberapa ketetapan prinsip akuntansi lainnya, (3) posisi dan laporan
keuangan ulang terbatas di ketetapan standar akuntansi kedua dan (4) sebuah
laporan keuangan lengkap disiapkan yang berhubungan dengan ketetapan prinsip
akuntansi kedua. Beberapa perusahaan mempersiapkan laporan keuangan yang sesuai
denggan standar akuntansi lebih bisa diterima daripada standar domestic
(utamanya IFRS atau GARPAS), atau yang sesuai dengan standar domestic dansesuai
dengan ketetapan prinsip akuntansi yang kedua.
·
PENGUNGKAPAN PENGELOLAAN PERUSAHAAN
Pengelolaan
perusahaan adalah sistem dimana perusahaan diarahkan dan dikendalikan. Diantara
pemrasalaha pengelolaan perusahaan adalah hak perlakuan pemegang saham.
Struktur internal pengelolaan perusahaan dan praktiknya sangat beragam di
seluruh dunia, mencerminkan pernbedaan budaya, sumber tradisi keuangan, pola
pemisahan kepemilikan perusahaan dan sistem hukum dan kerangka kerja.
Organization
for Economicc Cooperatioan and Development (OECD) mengeluarkan prinsip
pengelolaan perusahaan yang telah direvisi tahun 2004, memaparkan 6 (enam)
prinsip dasar pengelolaan perusahaan.
A.
Pengungkapan harus mencakup, tetapi tidak terbatas pada materi informasi:
1) Hasil
keuangan dan usaha perusahaan;
2) Sasaran
perusahaan;
3) Kepemilikan
saham mayoritas dan hak voting;
4) Kebijakan
pembayaran gaji bagi anggota direksi dan eksekutif utama dan informasi mengenai
anggota direksi, termasuk kelayakan mereka dianggap independen oleh direksi;
5) Transaksi
dengan pihak terkait;
6) Faktor
resiko terduga;
7) Isu-isu
menyangkut pegawai dan pemegang saham lainnya;
8) Struktur
dan kebijakan pemerintah, khususnya isi dari hukum kebijakan perusahaan dan
proses dimana hal ini ditetapkan.
B.
Informasi harus disiapkan dan diungkapkan
sesuai dengan standar kualitas tinggi akuntansi dan keuangan dan pengungkapan
non-finansial;
C.
Audit tahunan darus dilaksanakan oleh
pihak independen, kompeten dan auditor bermutu dalam rangka untuk memberikan
sebuah sasaran eksternal dan asuransi untuk direksi dan pemegang saham dimana
laporan keuangan memperlihatkan kedudukan dan performa keuangan dengan wajar
dan perusahaan dalam sebuah aspek;
D.
Auditor dari pihak luar sebaiknya harus
bisa bertanggung jawab kepada pemegang saham dan berkewajiban kepada
perusahaaan untuk bertindak professional dalam melakuka audit;
E.
Saluran untuk menyebarkan informasi harus
seimbang, tepat waktu dan dapat diakses oleh pengguna dengan biaya efisien;
F.
Rancangan kerja pengelolaan perusahaan
harus dilengkapi dengan sebuah pendekatan efektif yang mengarah dan mengangkat
ketentuan analis atau nasihat dari analis, broker, agen rating dan lain
sebagainya yang sesuai dengan keputusan investor, bebas dari permasalahan bunga
yang mungkin membahayakan integritas analisis atau nasihat mereka.
·
PENGUNGKAPAN DAN LAPORAN BISNIS DI
INTERNET
World
Wide Webterus digunakan sebagai sebuah ruang penyebaran informasi dengan media
cetak yang selalu mendapat peran kedua. Sebuah perkembangan penting yang akan
memfasilitasi pelaporan bisnis melalui web adalah Extensible Bussiness
Reporting Language (XBRL), yaitu sebuah sistem penamaan informasi atau data.
“TANDA” data yang bekerja seperti barcode, menggambarkan informasi keuangan
yang mereka pasangkan. Sekali ditetapkan, XBRL akan secara otomatis
menerjemahkan informasi bisnis apa pun yang dikehendaki – kata-kata atau angka-
sehingga informasi hana perlu dimasukkan
sekali.
Pengelompokkan
XBRL telah dikembangkan untuk GAAP AS dan Jerman serta untuk IFRS yang mampu
membuat persiapan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi ini.
·
PENGUNGKAPAN LAPORAN TAHUNAN DI
NEGAR-ANEGARA DENGAN PASAR BARU MUNCUL
Pengungkapan
dalam laporan tahunan perusahaan dari Negara dengan pasar yang baru muncul
biasanya kurang luas dan kurang dapat dipercaya daripada perusahaan dari Negara
berkembang. Level pengungkapan yang rendah di Negara dengan pasar yang baru
muncul konsisten dengan sistem pemerintahan dan keuangan perusahaan mereka.
Akuitas pasar tidak berkembangdengan baik, bank dan orang dalam seperti
kelompok keluarga menyediakan keuangan yang paling besar dan pada umumnya hanya
ada sedikit tuntutan untuk bisa dipercaya, pengungkapan kepada pihak public
yang tepat waktu daripada lebih mengembangkan ekonomi.
·
IMPLIKASI BAGI PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN
DAN MANAJER
Pengguna
laporan keuangan mengharapkan tingkat pengungkapan dan praktik pelaporan
keuangan yang luas. Walaupun para manajer di berbagai perusahaan terus
terpengaruh dengan biaya pengungkapan informasi kepemilikan, tingkat
pengungkapan yang bersifat keharusan dan sukarela terus meningkat di seluruh
dunia. Manajer yang memutuskan untuk mempertinggi pengungkapan di area investor
dan analis yang dianggap penting, seperti segmen dan rekonsiliasi pengungkapan
bisa mendatangkan keuntungan yang kompetitif terhadap perusahaan dengan
kebijakan pengungkapan yang terbatas.
BAB
III
KESIMPULAN
Perkembangan
sistem pengungkapan sangat berkaitan dengan perkembangan sistem akuntansi.
Standar dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber keuangan,
sistem hukum, ikatan politik dan ekonomi, tingkat pembangunan ekonomi, tingkat
pendidikan, budaya, dan pengaruh lainnya.
Praktik Pelaporan
dan Pengungkapan meliputi: Pengungkapan Informasi Progresif, Pengungkapan
Segmen, Pelaporan Pertanggungjawaban Sosial, Pengungkapan Khusus Bagi Pengguna
Laporan Keuangan Non-domestik Dan Prinsip Akuntansi Yang Diguanakan,
Pengungkapan Pengelolah Perusahaan, Pengungkapan dan Laporan Bisnis di
Internet.
Perusahaan di negara-negara
pasar berkembang secara umum kurang ekstensif dan kurang kredibel dibandingkan
dengan pelaporan perusahaan di negara-negara maju. Akan tetapi, investor
menuntut informasi tentang perusahaan yang bias dipercaya dan tepat waktu di
negara berkembang dengan pasar yang baru muncul. Regulator telah merespons
tuntutan ini dengan membuat ketentuan pengungkapan yang lebih kuat,
dengan meningkatkan pengawasan dan usaha pelaksanaan mereka.
Para manajer dari
banyak perusahaan terus-menerus sangat dipengaruhi oleh biaya pengungkapan
informasi yang bersifat wajib, tingkat pengungkapan wajib maupun sukarela
semakin meningkat di seluruh dunia.para manajer yang memutuskan untuk
memberikan pengungkapan yang lebih banyak dalam bidang-bidang yang dipandang
penting oleh para investor dan analis keuangan, seperti pengungkapan segmen dan
rekonsiliasi, dapat memperoleh keunggulan kompetitif dari perusahaan lain yang
memiliki kebijakan pengungkapan yang ketat.
Sumber :
Anthony, Robert N. dan Vijay Govindarajan. Management
Control System. Buku 1 Edisi 11. 2005: Salemba Empat.
Choi, Frederick D.S. dan Gary K. Meek. International
Accounting. Buku 1 Edisi 6. 2010: Salemba Empat.
No comments:
Post a Comment